Sungguh, bukan sebuah hal yang mudah jika sudah menyangkut perkara kematian. Terkait siapapun, terlebih lagi bagi seseorang yang dekat dengan kita, dan lebih-lebih lagi, menyangkut diri kita sendiri.
Atas banyak hal yang telah saya alami antara 2-3 bulan belakangan ini, satu peristiwa teramat singkat yang saya alami telah mengingatkan saya begitu keras akan kematian. “Dikunjungi kematian”, mungkin demikian saya mengistilahkannya. Sekalipun sejumlah orang dan rekan yang saya mintakan pendapat memberi penjelasan yang beragam, hanya sebatas itulah saya berani menilainya. Walau pada akhirnya istilah menjadi begitu sangat tidak penting. “Benturan keras” itu tak lagi penting pada tataran pengertian. Pensikapan adalah sesuatu yang jauh lebih penting.
 tuu... saya sudah tampak depan kan? Sore hari, waktu itu, saya terima telpon dari nomor yang belum saya simpan. Ternyata tujuan telpon tersebut adalah mengundang dan meminta kesediaan saya untuk ikut tapping program terkait penggunaan internet.
Sementara tidak ada bentrok jadual, maka saya nyatakan kesediaan. Cuma yang menjadi permasalahan waktu itu adalah saya tidak mendapatkan informasi yang jelas format acara yang akan dilaksanakan.
Karena itulah, sebagai bentuk antisipasi sejumlah kemungkinan, saya mengajak manusiasuper dan ichal untuk berhadir pada waktu dan tempat yang telah disampaikan.
Sesuai jadual, pagi jam 11.00 wita kami sudah berada di tempat, salah satu hotel swasta di Banjarmasin. Baru di lokasi itulah saya mendapatkan informasi yang jelas, bentuk program yang akan dilaksanakan. Sementara itu, kru Duta TV dan Smart FM Banjarmasin ternyata masih harus menyelesaikan sejumlah persiapan teknis.
Pada suatu hari di Banjarbaru, lebih kurang pukul 10.00 wita, bertempat di sebuah ruangan kerja yang merupakan ruang dimana saya biasa beraktivitas.
Berikut merupakan transkrip Interview with Pakacil atas beberapa isu/tema, yang sedapat mungkin saya muat semirip mungkin dengan adanya. Tentu sangat harus dimaklumi jika tidak plek sama 100%. Sepertinya temanya memang bergerak kesana-kemari. Tapi tidak masalah, karena ini memang interview ringan saja, tidak fokus pada topik tertentu.
Selamat pagi Pakacil, maaf kalau dirasa menggangu. Bagaimana kabar Pakacil hari ini?
selamat pagi juga. yang penting menurut saya, saya dalam keadaan baik² saja, entahlah menurut orang lain. dan, tidak masalah, saya tidak merasa terganggu. santai saja.
 Benar teman, saya tidak membuat-buat, sudah sekian lama saya tidak menengok halaman milik sendiri ini, apalah lagi login ke halaman dashboard. Kali ini benar-benar membuat saya grogi, entah kenapa, saya sama sekali tidak mengerti. Yang jelas, walau dagdigdug-nya tidak sedahsyat sewaktu menghadap calon mertua, tetap saja ada perasaan yang berbeda. Heran. ah… itu gambar di atas sekedar ruangan tempat saya berada sehari-hari, yang pintu masuknya berjarak sekitar 3.5m dari pintu kamar tidur saya. Itu gambar dalam keadaan setengah beres dan tidak beres, sebelum menyelesaikan layanan bagi salah satu perpustakaan daerah di Kalimantan Selatan. …
|

www.pakacil.com memberikan layanan delivery. Tulisan akan dikirim langsung ke email Anda dengan bantuan FeedBurner. Untuk memastikan, konfirmasi registrasi akan dikirim melalui email Anda. Terima kasih.
|