Dik, Semoga Sukses …

Pulang sekolah, ulun langsung bantu abah di pendulangan Pumpung. Juga bila setiap hari libur. Abah sebenarnya tidak memaksa ikut mendulang. Tapi itu memang kemauan ulun. Kalau persiapan ujian, belajarnya habis magrib sampai malam“, cerita Agus Ariyadi (15), bocah kelas IX C SMPN 3 Cempaka Banjarbaru warga Sungai Tiung Kecamatan Cempaka yang waktu siang bersama sang ayah mengais peruntungan butiran intan dan malamnya, bergelut buku pelajaran. 

Dik… jelas bukan saatnya bagi kita untuk bicara keadilan pada rentang waktu yang mendesak ini. Saya hanya bisa turut berdoa untuk keberhasilanmu. Soal nasib siapa yang tau… namun salutku untukmu. Pasti, sangat pasti, ada persoalan sistem yang besar yang berada di balik semuanya.

Situs Koran Harian Media Kalimantan

Yang jelas, dengan hadirnya versi epaper dari Media Kalimantan, berarti bertambah juga sumber informasi bagi publik Kalimantan Selatan. Kenapa saya katakan hanya sumber informasi, dan bukan informasi? Karena statusnya memang sumber informasi, kalau persoalan informasinya alias isinya, silakan publik sendiri yang menilai, apakah sama dan/atau kurang lebih saja dengan media lain atau tidak. Selain itu, tentu hadirnya Media Kalimantan di ranah online, akan memberikan satu lagi alternatif bacaan media, khususnya bagi publik Kalimantan Selatan, terutama yang tidak berlangganan koran sebagaimana biasa (versi cetak). Lumayan… …

TPC: Kawan Baru & Lama

Menyusuri sejumlah sudut di Kota Surabaya mungkin bukan suatu hal yang baru bagi saya, demikian pula halnya dengan menginjakkan kaki di Hi-Tech Mall itu sudah kerap kali saya lakukan. Namun kalau persoalannya kemudian digeser ke wilayah yang lebih khusus, tentu bisa menjadi sesuatu yang baru. Contohnya yaa.. Surabaya dan Hi-Tech Mall itu.

Karena baru beberapa hari yang lalu, untuk yang pertama kalinya saya menginjakkan kaki  sekalian duduk -duduk di markas kawan-kawan TPC, yang merupakan Komunitas Blogger Surabaya yang berada di Hi-Tech Mall itu. Hal tersebut saya lakukan tak lama setelah mendarat di Bandara Juanda – Surabaya yang persisnya sungguh berada di Sidoarjo. Setelah sebelumnya berangkat dari Bandara Syamsuddin Noor – Banjarmasin yang persisnya sungguh berada di Banjarbaru. Berikut mungkin sepenggal ceritanya …
 

Hari ini, Lelaki itu Datang Lagi

Lelaki muda itu, wajahnya cenderung bulat, tidak tirus. Kerap berbaju koko warna putih dan celana panjang. Kulit wajahnya memberikan gambaran bahwa ia tak gelap, ia berkulit terang. Setiap berjalan, ia selalu mengenakan sebuah peci berwarna hitam. Sebuah penutup kepala yang mungkin sudah menjadi identitas nasional. Tasbih dan buku mungil berisi Surat Yaasiin selalu berada di tangannya.

Hari ini, lelaki muda itu datang lagi. Menginjakkan kakinya di teras rumah ini. Namun penampilannya sudah berganti, tak seperti dulu lagi.
 

Pakacil Banjarbaru

 

Tulisan terbaru di pakacil.com

atau silakan pilih salah satu kategori tulisan berikut:
Asal Jepret | Cerita Sekitar | Cerpen | Event | Usul Asal Usil | Kisah Bahasa Banjar | Mengitari Banjarbaru | Personal | Sudut Lain

 

Pakacil - Banjarbaru, Kalimantan Selatan © www.pakacil.com