Tawar Menawar Harga Pas

2 orang itu, yang satu pembeli, yang satu lagi penjual. Tempat kejadian perkaranya adalah sebuah kios. Saya juga ada di situ. Posisi saya juga jadi pembeli, sehingga total pembeli jadi ada 2. Sementara satu orang lagi asyik tertidur. Itu sodaranya yang sedang jadi penjual, jadi total penjual sebenarnya ada 2. Tapi sudahlah, ini soal antara penjual yang sedang bangun dan pembeli yang bukan saya.

Tangannya memegang roti, tangan itu pembeli maksudnya. Bertanyalah ia, tentu kepada penjual, “berapa ini harganya?”. Lalu itu penjual menyahut dengan santai, “itu ada harganya, di bungkusnya”. Lantas saya interupsi-lah itu penjual dengan pesanan 2 kotak minuman dingin dan 2 pak barang yang selalu disertai peringatan pemerintah minus peringatan DPR-RI itu. Interaksi mereka berlanjut. 2 orang itu. Bukan saya. saya cuma mendengar dan memperhatikan.

Pakacil Banjarbaru

 

Tulisan terbaru di pakacil.com

atau silakan pilih salah satu kategori tulisan berikut:
Asal Jepret | Cerita Sekitar | Cerpen | Event | Usul Asal Usil | Kisah Bahasa Banjar | Mengitari Banjarbaru | Personal | Sudut Lain

 

Pakacil - Banjarbaru, Kalimantan Selatan © www.pakacil.com