Karena belum pernah main futsal sebelumnya, saya ya duduk mengamati dulu bagaimana permainan itu berjalan. Sedikit observasi ceritanya. Pada akhirnya, saya juga berganti pakaian dan melakukan pemanasan. Saya masih ingat beberapa pemanasan yang dulu diajarkan oleh Om Basuki, pelatih sepak bola saya di PS. Rajawali Muda, waktu saya masih SD. Bagaimana peregangan yang harus dilakukan. Lagi pula saya sangat meyakini, bahwa futsal akan sangat berbeda dengan renang. Selesai pemanasan, saya sudah berkeringat. Keringat biasa saja, wajar, bukan keringat dingin atau keringat buntet. Rasanya otot-otot saya sudah mulai lemas dan siap bermain. Dan akhirnya, tibalah waktu yang menyakitkan itu… saya memasuki lapangan sebagai pemain pengganti, tapi saya lupa siapa yang saya gantikan. Maklum, demi kegembiraan, gonta-ganti pemain bisa dilakukan tanpa birokrasi, bahkan cenderung selonong boi… …

