abang ini gimana sih? katanya kita harus optimis !!! konsisten dong bang !!! iya neng, abang ngerti, dan bukannya abang gak konsisten. abang pun bukannya sok kasih nasihat, sama sekali bukan begitu, cuma abang mau bilang kalau tak usah banyak berharap. memang dalam soal ini optimisme bisa menjadi bumerang.
jadi bumerang bagaimana? optimis itu ...















sebenarnya rakyat masih memiliki ekspektasi terjadinya perubahan kepada para wakil rakyat, pakacil. sungguh disayangkan, ekspektasi semacam itu seringkali gagal terwujud akibat makin banyaknya wakil rakyat yang abai, bahkan makin jauh terperangkap dalam perilaku glamor dan hedonis. maraknya isu suap, korupsi, dan perselingkuhan merupakan buktinya, doh, kok jadi berubah pesimis begini, haks.
Apapun…. itulah hasil dari sistem demokrasi yang kita anut. Pola dan cara recruitment mestinya di perketat lagi jika ingin menghasilkan para wakil yang berkualitas.
salam
tetap semangat bang
kalo soal ginian,
nyemplak kuda saja udah
blue punya fb …….heheh kalau suatu saat nengnya abang mau fb sama blue yuk marie……………………..lari sebelum kena tendangan ciattttttttttttttttt@#$$%@$@%$@%
salam hangat selalu
Kota Banjarbaru … kota warga, jadi lebih mudah terlihat dan dikenali. Sekarang tinggal warganya saja … terutama bertumpu pada diri sendiri (warga) untuk merasa berkepentingan dengan segala hal yang menyangkut kepentingannya dan memperjuangkannya … tulisan ini contoh bahwa warga berhak untuk tetap optimis … karena masih ada kepedulian dan keberpihakan … ya, demokrasi warga
.-= • HE. Benyamine nulis ini lho… COPAS UNTUK LOMBA =-.
Optimis tetap harus dong, walau hasilnya belum jelas setidaknya ada usaha maksimal dan yang penting udah berusaha, karena untuk hasil akhir kan tergantung dari usaha juga faktor nasib ya, jadi jangan turunkan semangat optimis itu
waktu proses penjaringan dan penyaringan mestinya masyarakat jeli siapa orang2 itu. Jika ada yang keberatan bisa protes.
kalau sekarang protes kan dah lewat, walau masih bisa juga sih.
Semoga mereka bisa bekerja sesuai harapan masyarakat ya mas.
Salam dari Surabaya
menjadi orang bodoh tapi OPTIMIS masih lebih baik ketimbang orang cerdas tapi PESIMIS, halah bener ga sich ??
*mengutip status fesbuk saya sendiri*
aduh si abang lagi ngomongin apaan sih.. udahlah bang, yuk kita ngeblog lagi
ayo dong optimiskan semangatnya lagi ok
salam hangat selalu
wah tidak boleh berprasangka buruk lho. kalo salah malah jadi fitnah nantinya. hehehe…
percakapan yang bagus banget, dan sangat bermanfaat, bukan cuma omong kosong.
salam sukses brow
Iklan Baris
He…he…, kok, jadi kayak gaya ngomongnya Pak RW di Sinetron Para Pencari Tuhan.
Mungkin perlu bertahun-tahun lagi agar rakyat Indonesia betul-betul melek politik, sehingga tak salah dalam memilih wakil rakyat, dan pola rekruitmen internal partai semakin mempertimbangkan kualitas.
.-= • racheedus nulis ini lho… Perceraian di Kalangan Artis =-.
met ,menikmati akhir pekannya yah bang nanti malm
salam hangat selalu