Sidang pembaca yang budiman, berawal dari sebuah pertanyaan yang masuk ke buku tamu pakacil.com ini, serta pertanyaan lain yang masuk melalui form kontak via email tentang Kota Banjarbaru, rasanya tak salah bagi saya untuk kali ini kembali bercerita tentang kota ini, Kota Banjarbaru.
Karenanya, sebelum cerita ini dimulai, ada baiknya sidang pembaca yang budiman mengatur posisi duduk, kasihani pinggangnya. Silakan atur jarak pandang dari monitor, kasihani matanya. Bagi yang belum mengambil air minum, silakan diambil. Terakhir, mohon kepada sidang pembaca untuk membaca dengan tenang, jangan melakukan tindakan² yang tidak semestinya, misalnya membaca ini sambil nyetir atau sambil main futsal. Here we go….
Dari Indonesia ke Banjarbaru…
Untuk mencapai dan/atau menuju Banjarbaru, sangat sangat mudah, berikut informasinya melalui masing-masing jalur:
• Menuju Banjarbaru melalui Jalur Darat
• Menuju Banjarbaru melalui Jalur Udara
• Menuju Banjarbaru melalui Jalur Laut
cekidot …
Menuju Banjarbaru lewat Jalur Darat
Karena Banjarbaru terletak di Pulau Kalimantan, maka memang hanya dapat ditempuh dari mereka yang ada di Kalimantan Saja. Kalimantan Selatan sendiri berbatasan langsung dengan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. *jangan salahkan saya kalau nilai geografi Anda jelek kalau tidak tau hal ini*.
Banjarbaru sangat mudah ditempuh melalui jalur darat. Karena Banjarbaru berada pada perlintasan utama Propinsi Kalimantan Selatan, dengan jalan A. Yani sebagai poros jalan utama, jalan negara ceritanya. Pendek kata, asal sudah memasuki wilayah Kalimantan Selatan (kecuali dari Kab. Kotabaru yang merupakan pulau terpisah), maka akses ke Banjarbaru melalui jalan darat dipastikan mudah dah dah dah.
Sementara Banjarmasin, ibu kota Propinsi Kalimantan Selatan, dapat ditempuh dalam waktu ±45 menit dari Banjarbaru. Tapi tenang, kemacetan yang biasa terjadi di Banjarmasin tidak akan ditemukan di Banjarbaru. Kecuali ada truk terguling dan menghalangi seluruh badan jalan. Di darat, Banjarbaru berbatasan langsung dengan Kota Banjarmasin, Kab. Banjar (ibukotanya: Martapura) dan Kab. Tanah Laut (beribukota Pelaihari).
Menuju Banjarbaru lewat Jalur Udara
Bagi mereka yang menggunakan jalur udara, semisal pesawat, heli, balon udara atau karpet ajaib, juga sangat mudah menuju Kota Banjarbaru, karena bandar udara utama di Kalimantan Selatan, yakni Bandara Syamsuddin Noor berada di Kota Banjarbaru !!!
Jarak tempuh dari Bandara Syamsuddin Noor ke pusat Kota Banjarbaru (-bukan puser Kota Banjarbaru !!!) berkisar ±15 – 20 menit melalui jalur darat, yakni jalan utama propinsi Kalimantan Selatan. Sebegitu pula lah jarak tempuh dari bandara ke rumah saya. Pernah juga saya coba dari rumah ke bandara, hanya ditempuh dalam waktu 10 menit. Setelah itu saya tak berani lagi, takut dapat bonus nginap di rumah sakit.
Karenanya, bagi Anda yang tidak berada di Kalimantan dan ingin menggunakan jalur udara, selama ada penerbangan menuju Banjarmasin (di rute penerbangan disebutkan Banjarmasin), maka dipastikan pesawat tersebut akan mendarat di Banjarbaru. Kalau tidak ada, ya terpaksa menggunakan penerbangan yang connecting, atau nyambung, kalau istilah saya naik bis sih biasanya ‘ngecer’.
Menuju Banjarbaru lewat Jalur Laut
Banjarbaru tidak memiliki daerah laut atau sungai yang dapat dijadikan jalur transportasi. Karenanya, jika ingin ke Banjarbaru melalui jalur laut haruslah melalui pelabuhan laut di daerah lain. Pelabuhan laut yang terdekat dengan Kota Banjarbaru berada di Banjarmasin, yakni pelabuhan Trisakti. Sementara yang dari daerah Sulawesi, biasa menggunakan pelabuhan di Batu Licin yang kalau ditempuh dari Banjarbaru masuk dalam hitungan jam.
Setelah sandar di Pelabuhan Trisakti, perjalanan ditempuh ke Banjarbaru melalui jalur darat yang biasanya melalui “jalan tol”. Tapi jangan bayangkan dengan jalan tol di jawa, di sini gratis. Jarak tempuh dari Pelabuhan Trisakti ke pusat Kota Banjarbaru berkisar ±45-60 menit. Kalau nekad, bisa ditempuh dalam ±20-30 menit. Namun untuk melakukan ini, saya sarankan untuk melengkapi diri dengan asuransi jiwa yang dilengkapi dengan klausul KO akibat kecerobohan.
Ilustrasi Menuju Banjarbaru
Misalnya saja saya dari Malang, Jawa Timur, maka akan ada rute sebagai berikut:
01. Udara = Malang » Surabaya » Banjarbaru
02. Laut = Malang » Surabaya » Banjarmasin » Banjarbaru
Kalau misalnya dari Bandung, maka rute yang paling pendek adalah:
• Bandung » Jakarta » Banjarbaru
Dulu ada direct flight dari Bandung ke Banjarbaru, sekarang sepertinya sudah tidak ada.
Untuk lewat laut, terakhir saya naik kapal rute Jakarta – Banjarmasin itu pada tahun 1991, dan waktu itu makan waktu 3 hari 2 malam.
Kalau misalnya dari Makassar, maka rutenya adalah:
• Makassar » Banjarbaru (direct flight)
![]()
Sidang pembaca yang budiman, demikianlah tulisan kali ini, semoga tulisan kali ini dapat memberikan informasi yang berguna dan menuntun sidang pembaca ke jalan yang benar menuju Banjarbaru.
Jika sidang pembaca berkenan, sudilah
silalahiuntuk berbagi informasi, baik melalui komentar atau tulisan tersendiri, bagaimana kiranya rute ke kota tempat tinggal dari bandara dan/atau dari pelabuhan terdekat. Siapa tau berguna…
![]()
Mohon maaf, untuk saat ini, tulisan ini masih sebatas informasi yang siapa tau berguna, belum ada pikiran untuk menyertakan voucher berupa tiket perjalanan menuju Banjarbaru pada tulisan ini. Saya masih banyak pikiran.
Jika mau ngulang baca rute perjalanan ke Banjarbaru, silakan klik tiap rute berikut ini:
• Jalur Darat • Jalur Udara • Jalur Laut


















Informasi tersebut jelas berguna, bagi yang akan ke sana tentunya mas. dan berguna bagi saya dalam soal redaksional. saya terkagum2 membaca cara Mas menyajikan tulisan. selalu membuat saya senang dan nggak jenuh membacanya.
kapan saya yah bisa ke sana. saya ke luar pulau jawab beberapa kali tapi acara organisasi. acara pribadi/keluarga belum pernah. ke medan, mungkin besok ke makasar.
Kalau dari Banjarbaru mau ke Surga lewat mana?
wah boleh nih kapan-kapan wisata ke Banjarbaru, btw tempat wisata yang menarik disana apa yah? thanks infonya yah!
Asik! jalur udara langsung sampe Banjarbaru.. langsung ketemu pakacil.
klo rute dari Banjarbaru – Bukittinggi gampang, gunakan jalur floo. Dalam sekejap pakacil akan muncul persis di tungku bundo, melucur lewat cerobang asap.
Bundo tunggu nanti jam makan malam, usahakan datang tidak pada jam memasak. ntar pakacil gosong!
mo pergi kemana saja ke pelosok negeri ini sepertinya sudah relatif mudah…ada pesawat, bis, kereta, kapal laut dll… apalagi jika sarana transportasi yang diciptakan Bundo nanti dikomersilkan luas… mo kemana aja.. ujug-ujug.. tring..!! ada di dapur atau di halaman tempat yang dituju…
kalo mau ke Jogja sih saya yakin pakacil juga ngerti caranya gimana.. hihihi..
kalo mau ke padang, direct flight dari Jakarta saja. atau bisa naik bis…. kapal? udah gak populer lagi. saya juga ragu apa masih ada yang menumpang.
mau dunt tapi gratis hahahha
berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih
Jalan darat lebih hemat kayaknya ya
lewat darat enak dong….
tapi bagi yang dari luar pulau enakan naik pesawat.
hehehe…
wah ternyata mantap juga, bisa diakses dari darat, laut, dan udara….
ada satu jalur lagi yang mungkin hanya makhluk tertentu bisa melewatinya agar sampai secara cepat dan halus ke banjarbaru, yaitu jalur gunung kahayangan
kalau kerumah blue abang tahukan caranya……………… heheh
salam hangat dari blue
weew.. keren gan.. bisa coba ke banjarbaru nih.. kan ada 3 opsi, laut darat dan udara.. mantap sob
salam hangatt.
salam kenal.
informatif dan verifikatif
nah kalo menuju rumah sampeyan gimana pak ?
gitu
pake
Sep bang infonya. tambahan, bagi masyarakat kota palangkaraya anda bisa menempuh jalur berikut : p.raya – p.pisau – basarang – kapuas – marabahan – banjarmasin – gambut – landasan ulin – banjarbaru. kira2 waktu yg dtmpuh adalah 4 – 5 jam perjalan darat.