Barilaanlah Barataan (Last Post)

salamanSuara ledakan mengawali keributan pada hari itu. Teriakan sejumlah orang serta seorang guru yang sontak berlari ketakutan ke luar kelas. Ya… ledakan itu memang terjadi persis di samping sebuah kelas, di bawah jendela, pada suatu siang bulan ramadhan di sebuah SMA.

Berbekal petasan ukuran jumbo plus sebuah obat nyamuk bakar yang dijadikan timer kejadian itu bermula. Kami pasang itu petasan dengan sumbu terikat pada obat nyamuk bakar yang menyala, dengan perhitungan kira-kira 20 menit setelah masuk kelas, petasan akan meledak otomatis.

Benar saja, pada saat suasana hening belajar pada kelas tetangga, terdengar dentuman keras dari petasan dengan diameter lebih kurang 15cm itu. Kami yang tukang pasang, tetap duduk manis mendengar keributan di kelas tetangga sembari mendengarkan wali kelas cuap-cuap matematika.

Setidaknya itulah sebuah gambaran kenakalan saya (dan juga kawan-kawan) waktu SMA. Mungkin dulu argumentasinya adalah keusilan anak sekolah. Namun jelas tetap saja sebuah kesalahan.

Waktu berganti, hari-hari berlalu …
Jelas banyak salah dan khilaf yang terjadi. Ia merupa dalam beragam bentuk. Dalam ucapan, dalam tindakan, bahkan yang jauh di dasar perasaan. Dalam tulisan, dalam komentar, atau bahkan mungkin dalam komentar yang tak sempat tertuliskan.
Saat tulisan ini saya publikasikan, tak lama lagi ramadhan 1430 H berlalu…

Ini merupakan tulisan terakhir saya pada Ramadhan kali ini sampai dengan beberapa hari di awal Syawal 1430 H nanti…

Karenanya, saya menyampaikan ucapan, Barilaanlah Barataan ….
Sebuah ungkapan dalam bahasa Banjar, yang berawal dari kata dasar “rela” dalam bahasa Banjar. Sebuah ungkapan untuk mohon saling mengikhlaskan atas sesuatu hal. “Barataan” berarti ‘semua’ dan dalam hal ini berarti semua orang.

Disertai harapan masih diberikan kesempatan untuk menunaikan ramadhan kali ini, serta harapan untuk diberikan kesempatan menikmati matahari syawal, sekaligus memohon agar ketetapan takdir atas kita masih memberikan kesempatan untuk menemui ramadhan tahun depan …

Kepada :
• Kawan-kawan yang berkunjung ke pakacil .com/.net.org ; banjarbaru-online.com group.
• Kawan-kawan dalam kehidupan saya.
• Pelanggan media pakacil melalui email dan sindikasi (feed).
• Semua pihak yang pernah berinteraksi secara langsung/tidak langsung.

Saya menyampaikan selamat ‘Idul Fithri 1430 H.
Sekaligus memohon maaf yang sebesarnya atas segala salah dan khilaf yang ada, pada kata dan tindakan, pada tulisan dan komentar, bahkan pada salah yang terbersit dalam hati. Semoga ketetapan terbaiklah atas kita semua…

Barilaanlah, barataan …

:peluk:

Pakacil Banjarbaru © www.pakacil.com

33 komentar pada Barilaanlah Barataan (Last Post)

  • untuk itu kami mohon maaf bila ada goresan kata yang tak nyaman .mohon maaf lahir batin semoga di penghujung romadhon ini kita kembali kepada fitrah diri yaitu suci amin

    sama-sama mas… barila’an kita :)

  • sama-sama, pak
    smoga hati makin suci
    dan hari2 makin berkah,
    amin

    amiin… :)

  • Ramadhan telah membasuh sang hati
    dari noda dan jelaga.
    Saatnya meraih rahmat
    dan ampunan-Nya.
    Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga.
    Mohon dibukakan pintu maaf
    yang sebesar-besarnya.
    Selamat Hari Raya
    Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
    Minal Aidin wal faidzin.
    Taqobalallahu Minnaa wa Minkum.

    Salam Hangat Selalu yang Teristimewa dari AbulaMedia
    .-= • Abula nulis ini lho… Selamat Idul Fitri 1430 H =-.

    sama-sama Mas dan salam hangat pula :)

  • barilaan jua nah (apapun adanya)… selamat sampai tujuan berpuasa, semoga masih mendapatkan kesempatan bertemu ramadhan selanjutnya.

    amiin… barila’an lah kita Pak Ben… :)

  • NFD

    Unda hampir lupa wan kejadian petasan waktu lalu, yah itulah kenangan, ada hal-hal manis, baik, kurang baik, cukup, cukup baik. dll, yg jelas selagi kita msh debrikan nafas hidup.. baik ingat ato kada mari saling memafkan… minta rela dan ridhalah semuaan kawn2 karena sdah jd bagian dari aktivitaaas teersebut.. Met Idul Fitri 1430 H
    :weee:

    sama-sama minta rela jua nah lah… :)

  • maaf lahir bathin juga pa, Taqaballahu minna wa minkum
    salam,

    sama-sama mas Andif, salam pula :)

  • Maaf lahir bathin juga pakacil, Minal Aidin Wal Faizin…

    sama-sama mba novia… :)

  • berilaanlah barataan, bang.
    taqabbalallahu minna wa minkum.
    selamat berlebaran juga.
    mohon dimaafkan segala khilaf dan salah.

    btw, tulisan ini bisa membuat orang keidean jail lho. :nono:

    hihi… tapi ceritanya lucu banget.

    barila’an mba …
    mmm… mba yulfi berniat nyoba petasannya? hehehe…

  • Semoga hari yang fitri esok akan dapat dilaksanakan bersama-sama tanpa ada perbedaan hari. Amin….

    amiin, dan kenyataan kemudian memang bersamaan :)

  • samo-samo pakacil, bundo juga mohon maaf lahir bathin atas semua khilaf disengaja maupun tidak.. **terutama pada buacil atas saran” bundo kemarin itu :P

    whuihihihihi… iya Bundo… samo-samo
    soal saran itu juga tenang saja… :)

  • Mestinya berbekal pengalaman saat kecil anda, anda berbakat jadi boomber.he..he..
    Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin juag… ;)

    dan untungnya waktu itu belum ada Densus 88, paling ada juga es teler
    sama-sama lah, barilaan kita…

  • kenakalan masa lalu, bijaksana di masa sekarang dan selanjutnya : selamat idul fitri 1430 H, mohon maaf segala khilaf ketika bergaul di dunia maya

    amiin… dan sama-sama ya Gus :)

  • mengucapkan “selamat hari raya iedul fitri 1430 H, mohon maaf lahir dan bathin” semuanya
    barilaan lah jua, ampun maaf jika anda sesuatu yang kurang berkenan….
    :ok:

    barilaan kita lah… mun ada salah :)

  • Sama-sama, barilaan juwa. mun ada tasalah waktu di dunia maya, atau dunia nyata..

    sama-sama minta rela jua nah lah… :)

  • mohon maaf lahir batin :bakbuk:

    sama-sama Rol.. minta rela :)

Sampaikan komentar? silakan...

 

 

 

:lol: :ogah: :siul: :dance: :peluk: :cry: :tepuk: :think: :semuk: :hehh: :weee: :wink: :nono: ;) more »

Pastikan semua form telah terisi dengan benar & jika komentar tak langsung muncul, biasanya karena akismet dan masuk daftar pending • Maaf, komentar yang sama sekali tak terkait konten (OOT) akan dipindahkan ke buku tamu yang sudah tersedia

Pakacil Banjarbaru

 

Tulisan terbaru di pakacil.com

atau silakan pilih salah satu kategori tulisan berikut:
Asal Jepret | Cerita Sekitar | Cerpen | Event | Usul Asal Usil | Kisah Bahasa Banjar | Mengitari Banjarbaru | Personal | Sudut Lain