Sebelum lebar dan panjang saya beberkan sebuah perjanjian menyangkut kambing, baik adanya bagi saya atas nama mereka yang terlibat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran kambing, baik induk maupun anak cucunya. Sekali-kali tidak ada niat untuk melakukan pelecehan spesies ataupun pelecehan lainnya. Hanya saja, kali itu kambinglah yang langsung terbayang dan disepakati menjadi obyek pelengkap sekaligus inti dari perjanjian 5 orang pemuda, tapi hanya saya satu-satunya yang paling hafal Dasa Dharma Pramuka.
okeh… saya sudah minta maaf toh? kalau begitu, baik adanya untuk dimulakan saja ini cerita.
Syahdan, pada suatu sore di bulan puasa, di Banjarmasin kota bernama, 5 orang pemuda dari Banjarbaru dan Martapura menunggu waktu berbuka. 4 orang pemuda duduk di teras sebuah masjid. Saya sendiri bersama dengan ke-4 orang pemuda itu, jadi totalnya ada berlima yang duduk di sana. Klop kah sudah dengan jumlah semula? ya, klop… !!!
Butir-Butir Perjanjian Kambing
Tanpa disertai tekanan dan/atau paksaan dari mana-mana pihak, kelima pemuda tersebut mengikat diri dalam sebuah perjanjian sebagaimana butir-butir perjanjian sebagai berikut :
- Barang siapa di antara mereka berlima, dengan sengaja atau tidak sengaja melakukan pernikahan dengan seorang perempuan, dan pernikahan tersebut mendahului keempat rekannya yang lain, maka ia wajib membayar denda kepada keempat rekannya yang lain. Denda tersebut adalah sebanyak 2 (dua) ekor kambing.
- Barang siapa diantara mereka berempat yang tersisa belum menikah, maka yang paling akhir melakukan pernikahan, baik dengan sengaja maupun tidak, juga akan dikenai denda dan wajib membayarkan denda tersebut dengan sebanyak 1 (satu) ekor kambing.
• Mengapa yang menikah pertama kali harus denda 2 ekor kambing?
Hal tersebut disebabkan orang pertama akan menimbulkan tekanan batin pada keempat orang lainnya. Walaupun pada sisi lain dapat menumbuhkan motivasi yang kuat pada rekan yang lain. Karena itulah, dengan pertimbangan ada sisi positifnya ini hanya ditetapkan hanya 2 ekor kambing. Sementara jika hanya mempertimbangkan faktor timbulnya tekanan batin saja, maka denda mungkin akan ditetapkan sebanyak 20 (dua puluh) ekor kambing!
• Kenapa yang terakhir juga didenda walau 1 ekor kambing?
Salah sendiri, kenapa mau belakangan. Lagi pula, karena sudah cukup tertekan dengan posisi antrian yang paling belakang, makanya denda yang diberikan cukup 1 ekor kambing saja, tak lebih.
Ucapan Terima Kasih dan Penghargaan
Pada kesempatan yang berbahagia ini, ijinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tak terhingga pada:
- orang tua saya, (abah dan mama) yang mengijinkan saya untuk menikah dan telah melamarkan seorang gadis untuk saya. sampai kapanpun saya akan tetap menjadi seorang anak.
- mertua saya, (abah dan mama alm.) yang dengan ikhlas dan lapang dada menerima saya sebagai mantu, walau kadang-kadang kumat usilnya buat iseng pada mertua.
- anaknya mertua saya atau mantunya orang tua saya atau isteri saya, yang mungkin entah kenapa dulu bersedia menerima saya. Mudah-mudahan keputusan tersebut diambil dalam keadaan sadar. Makasih, makasih dan makasih. Semoga tidak menyesal atas keputusan yang telah dibuat, sebagaimana tidak menyesalnya saya telah memilihmu. Selama masih ada nafas, hidup ini terus berjalan, bumi ini bulat, air itu basah dan api itu panas. Percayalah dan bersiaplah…
- Seluruh kerabat dan sahabat, yang telah memberikan dukungan moril dalam beragam bentuk. Juga sahabat yang ikut dekor, termasuk pemberian diskon khusus untuk musik panting dan diskon khusus MC dan diskon-diskon khusus lainnya. Senang sekali punya banyak teman yang suka kasih diskon.
- Penghulu Asra, yang menikahkan saya. Makasih Pak… dan mohon maaf, kalau dulu itu waktu akad nikah saya sempat ngerjain bapak. Mohon dimengerti, kumatnya usil itu kadang tak kenal tempat dan waktu.
- Seluruh jajaran terkait di Pemerintah Kota Banjarbaru dan KUA Banjarbaru, yang telah memungkinkan saya untuk mendapatkan KTP dan Kartu Keluarga, serta urusan administrasi lainnya dengan lancar, sehingga bisa menikah dengan tenang dan dengan konsentrasi lumayan.
- Seluruh stasiun tipi nasional, yang kian membuat saya yakin, bahwa sebagian besar tayangan sinetron dan sejumlah program terkait anak-anak itu sama sekali tidak mendidik keluarga. Sehingga kami tak suka nonton sinetron dan program-program tersebut.
- Riyani Djangkaru, ya engkau presenter jejak petualang itu, mmm… bukan ucapan terima kasih sebenarnya, tapi cuma mau bilang, kalau saya suka gayanya waktu jadi host-nya acara petualangan itu, lucu dan natural. *mmmmaafhh… gak ada hubungannya*
- Seluruh undangan yang telah hadir dan memanjatkan doanya untuk kami. Semoga kebaikan Anda semua dibalas oleh yang kuasa.
Sebetulnya, masih sangat panjang daftar ucapan terima kasih ini, tak cukup rasanya untuk dibuat pada satu tulisan ini. Ya.. untuk kalian yang terlibat secara langsung maupun tidak dalam pernikahan dan perkawinan kami, terima kasih.
Pendahuluan
Tulisan ini dibuat dalam rangka kesekian tahunnya usia pernikahan kami pada 24 Oktober, sekaligus menjawab pertanyaan isteri saya, “kok gak pernah cerita soal keluarga di blog?”. Karena memang ada dua hal yang sangat saya batasi untuk tidak ditulis pada blog ini, yakni soal keluarga yang terlalu dalam, dan soal agama. Sisanya bisa jadi bebas saja.
Selain itu, saya juga lagi teringat betapa saya terbebas dari denda kambing itu. Mohon maaf kepada sahabat yang belakangan, pada bertahun-tahun lalu itu saya sempat melemparkan senyum kemenangan dan terbebas dari denda 1 ekor kambing.
Banjarbaru, 24 Oktober 2009
diketik dengan menggunakan keyboard Simbadda warna hitam
dibantu oleh mouse Logitech, juga warna hitam
dialasi mousepad yang juga berwarna hitam
ditayangkan di monitor Samsung, masih warna hitam
dikerjakan menggunakan CPU dengan cassing berwarna hitam
ditemani suara lagu yg keluar dari speaker Creative warna hitam
sambil mengenakan celana pendek 3/4 dan kaos hitam
direncanakan dipublish pada 25 Oktober 2009, pukul 22:24 wita,
saat langit sudah terlihat hitam















Rasaiiinnn akhirnya pakacil kena peringatan dari istri tercinta..
bundo mengucapkan Selamat telah menjalani sekian tahun pernikahan untuk pakacil dan belahan jiwanya, semoga cahayaNYA senantiasa menyinari rumah tangga kalian berdua, amin..
nah klo sudah jelas begini, klo pak acil macem-macem.. bundo jadi pengawas!!!
hehehehhe…
sepertinya ini juga ditulis pada saat kumat gokilnya
wakakaka…
maap mas
riyanty djangkaru dah jadi milikQu
bolehlah engkau sikat “riyanty” djangkaru. saya maunya Riyani Djangkaru, kok.. haha..
setelah dipikir-pikir
apa hubungan sinetron dengan pernikahan mas
mungkin karena ga ikut dikisahkan dalam termehek-mehek yah mas
ah, curang!
belagak jomblo taunya sudah ke KUA.. hehe…
happy aniversary to both of you!!
Selamat deh mas ulang tahun pernikahannya ya kesekian kali
Mudah2an, ucapan selamat kali ini ga di jawab dengan “jawaban keramat”
Happy annyversary pakacil, buacil (haha bener ga tuh pasangan pakacil adalah buacil???
), semoga senantiasa menjadi keluarga saqinnah mawaddah warrohmah (klise amat yak…)
NB: Buat buacil, betewe, nular ga tuh penyakit komplikasinya pakacil?
muadah-mudahan posting ini bukan karena dipicu sebuah postingan tentang lelaki blogger yang punya satu istri itu hihihihi
dan kata siapa soal riyani djangkaru itu gak nyambung sodara2 ? asal kalian tahu, pendamping pakacil itu perasaan saya mirip bener dengan host jejak petualang itu, iya kan ? pak ? hayo ngaku hayooo
nyaris lupa, selamat atas anniversary pernikahannya, smoga langgeng,
dan proses karantinanya smoga cepet usai
Selamat Ultah pernikahannya..!
)
He..he..syukurlah kita terbebas dari denda perjanjian kambing itu.. so berterima kasih buat sohib AW yang membebaskan saya..(maklum saya no. 2 kawinnya..he,,,he..
Waduh pakacil baru nih saya dengar perjanjian yang melibatkan kambing, syukurlah terbebas dari denda 1 kambing itu dan semoga rukun selalu sama istri dan keluarga. Salam hangat
duh… banyak sekali perjanjiannya. pake kambing lagi.. huhuhuh
ohya, met ultah pernikahannya ya pakacil. semoga selalu menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah sampai akhir hayat kelak. amiin
wew… dila telat dunk ngucapin met milad pernikahannya yg sekian kali.
kapan dila bisa nyusul jadi istri yg baik seperti istri pakacil yah? hehe…
semoga langgeng sampai aki nini. sekarang kan
musim kambingmemasuki bulan haji, tidak ada salahnya Qurban kambing.ehhee.. ungkapan syukur yang unik atas usia pernikahan Bang pakacil.. selamat ya..
semoga pernikahannya selalu diwarnai dengan cinta dan kasih sayang..
oya tentang sinetron dan Riyani Dj apa hubungannya ya Bang..? tp setuju, sebagian besar sinetron adalah tayangan tv terburuk dan Jejak Petualang dengan Riyani dan Medina Kamilnya adalah acara yang patur ditonton..
.-= • ceuceusovi nulis ini lho… Where am I ? =-.