
11 Desember 2009
Beruntung, setelah beberapa hari sebelumnya kembali drop, H1-1 saya kembali fit. Pada beberapa hari sebelumnya, untuk sebuah urusan di Pemko Banjarbaru saja saya terpaksa minta bantuan pada Aap untuk mengurusinya.
Rencananya, setelah akad nikah, adik saia itu harus pulang dulu ke rumah, tidak langsung berada di rumah isterinya. Namun, oleh saya yang terakhir pulang dari rumah adik ipar saya, itu adik saya putuskan untuk ditinggal saja, biarkan saja disitu bengong gak bisa ganti baju. “lho… nanti bagaimana pulangnya dia?” tanya sodara sepupu saia. “ah.. biarlah, dia sudah besar, bisa mikir sendiri”, jawab saia.
Benar saja, siang-siang dia pulang ke rumah naik motor isterinya, masih pakai baju buat akad nikah. Karena memang tak bawa pakaian ganti. Adik saia protes, kenapa dia ditinggalkan sendiri. Saya sih jawab enteng saja, “lho… sekali seumur hidup saja saia punya kesempatan garap kamu begitu. sayang sekali kalau dilewatkan”.
Jumat-Sabtu, 11-12 Desember 2009
Saia dan seorang paman inspeksi gedung lokasi resepsi perkawinannya adik saya yang laki-laki dan satu-satunya itu. Baru datang ke gedung saja, hampir membuat saya ngomel. Itu beberapa buah tenda ternyata sudah dipasang. Masalahnya adalah lepas dari siteplan yang sudah saia rencanakan. Bilangnya mau pasang tenda sore, ternyata pagi sudah dipasang.

luar biasa! saya naik gajah!
Berhubung di lokasi ada tamannya, dan ada patung gajah. Itu anak kelas 2 SD saya panggil, dan saya ajari sebentar untuk mengoperasikan kamera ponsel saya. dan hufhh… meloncatlah saia ke atas gajah untuk diambil gambarnya sebagai kenangan. Lumayan, walau belum pernah naik gajah beneran, paling tidak pernah naik patung gajah. Ceritanya saia lagi naik gajah untuk berburu bangau. *kok bisa?!?* Sudahlah… yang penting saia senang.
Seluruh persiapan teknis selesai Sabtu malam. Namun, saia sendiri termasuk pulang paling akhir di malam itu, setelah beberapa kali melakukan re-check dan memastikan semuanya fix pada tempatnya dan sebagaimana yang diinginkan. Minggu, sekitar pukul 03.00 dini hari saya pejamkan mata untuk persiapan pagi harinya. Sekitar pukul 05.30 wita, saia dan sejumlah kerabat kembali ke lokasi, melakukan pengecekan akhir sekaligus dropping sejumlah persiapan lainnya.
Minggu, 13 Desember 2009
Hari H kedua. Adik saia yang laki-laki dan seorang Guru SMA itu, bersanding bersama isterinya dan juga kedua orang tua mempelai dalam balutan busana dan tempat nuansa adat Banjar. Sekitar pukul 09.00 wita, prosesi resepsi dimulai.

13 Desember 2009
Meski terasa capai, namun puas. Semua berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Seluruh keluarga bekerja sama dalam sebuah kerja tim yang luar biasa. Sungguh luar biasa.
Termasuk pula tim yang dibentuk khusus, semacam pansus itu. Kalau Pansus di DPR-RI untuk mengusut aliran dana Century, dll. Maka pansus yang saia bentuk itu khusus untuk mengusut dan mengawasi aliran piring kotor untuk kemudian dicuci dan dibersihkan. Kalau pansus di DPR itu saia tak tau akhirnya macam apa, apakah juga akan ada pembersihan atau tidak, saya tak mengerti dan tak tau.
Rasanya kami semua bahagia sekali bisa menyambut dan menjamu tamu dan keluarga, baik dari Kalsel maupun dari luar Kalsel.
Setelah itu semua …
Rumah masih tetap ramai, hampir tiap hari keluarga besar ngumpul di rumah. Sebagaimana biasa, kalau orang tua saia datang. Sampai dengan Sabtu, 19 Desember 2009, satu minggu kemudian hitungannya, pasnya sekitar pukul 4 sore, orang tua harus kembali meninggalkan Banjarbaru.
Tak lama setelah itu, rumah akan kembali ke suasana sebagaimana biasanya. Sangat biasa.
Seluruh kesibukan itu telah berlalu dan semuanya akan kembali terus berjalan. Sayapun akan kembali menjalani hari-hari sebagaimana biasa, yang mungkin penuh dengan ketidakteraturan. Sebab ketidakpastian bisa jadi adalah sebuah kepastian.
Terima kasih dan penghargaan yang luar biasa kepada mereka yang turut membantu kelancaran pelaksanaan seluruh acara. Juga tak lupa kepada mereka yang berhadir dan memberikan doanya, agar kedua mempelai mendapatkan yang terbaik.
• Kepada adikku, yang laki-laki dan seorang guru itu, selamat untukmu …
![]()















Alhamdulillah, sudah selesai dengan lancar. Selamat menempuh hidup baru untuk adik pak acil yang laki-laki dan seorang guru SMA itu. Semoga Berkah Allah senantiasa menyertai, amin.
**naik patung gajah saja kok kelihatan takut-takut siyh?
Terima kasih atas penghargaannya…!
Sok jadi orang yg sibuk bantu pakacil….! Selamat buat Yudi semoga tuntung pandang aja..!
Terima kasih atas undangannya..he..he…
Selamat ya atas pernikahan adiknya, semoga langgeng sampai di hari tua bahkan sampai di kehidupan mendatang.
Fotonya naik gajah itu kok kagok ya
wehehe selamat buat adiknya…en itu gajah, gajah beneran apa patung doank…ko gak bergerak yaa
selamat jua nah gasan adingnya pakacil badua….hehehe…
dan selamat menikmati gajahnya…wakakkkakakak….
wah, selamat kepada kedua mempelai. titip salam buat mereka ya, bang.
membaca sukses pelaksanaan acara yang notabene sangat mengharapkan andil pakacil, sepertinya abang sudah pantas banget membuka usaha event organizer nih.
selamat untuk pernikahan adiknya yaa… moga tuntung pandang…amiin…
*doain saya bisa segera gitu jg ya om… heheehe
jadi belakangan ini pakacil sibuk mengorganizer sebuah event to..
pantesan menghilang.
selamat deh buat adeknya.
selamat menempuh hidup baru buat adiknya
semoga senantiasa mendapatkan kebahagiaan lahir dan bathin
Kirain Pakacil yang mau kawin lagi, ternyata sang adik ya. Selamat.
Meski hanya naik patung gajah, tapi Pakacil sudah persis pawang gajah di Way Kambas. He…he…
Ikut mengucapkan selamat buat Adinda…
Selamat tahun baru buat Pakacil…
.-= • marsudiyanto nulis ini lho… Mari Kita Renungkan =-.
Salam kenal, selamat buat adindanya.
akhirnyaaa apdet juga
hal penting lain selain perkawinan sang guru itu !
lama gak naik kuda saya nih.
selamat tahun baru pakacil