Saya sama sekali tidak bermaksud untuk mempublikasikan kemampuan supranatural ataupun menunjukkan kemampuan main tebak-tebakan tingkat tinggi, apalagi mempublikasikan hasil survey dari pihak-pihak tertentu, namun ini memang soal hasil pemilihan presiden atau pilpres 2009 kali ini.

Megawati - SBY - Jusuf Kalla
8 Juli 2009, kembali rakyat Indonesia disuguhi sebuah prosesi demokrasi yang mewujud dalam bentuk pemilihan presiden. Bagi sebagian orang, ini adalah keikutsertaan yang kesekiankalinya, dan bagi sebagian yang lain ini adalah untuk yang pertama kalinya.
Sebagian orang akan menggunakan hak pilihnya dengan jalan menjatuhkan pilihan dan dukungan kepada salah satu calon, dan sebagian pihak yang lain memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya. Silakan saja…
Terlepas dari soal hak pilih tersebut, bagaimanakah hasil pemilihan presiden atau pilpres 2009 kali ini ? Berikut yang dapat saya gambarkan …
Bahwa pasca 2009 Indonesia akan memiliki pertumbuhan ekonomi yang positif dan mampu mengurangi tingkat pengangguran secara gradual. Pada gilirannya, kesejahteraan rakyat akan dapat ditingkatkan.
Pemerataan pembangunan di negeri ini akan diwujudkan. Sentra-sentra ekonomi akan tumbuh secara merata di seluruh negeri dan tidak akan lagi terpusat pada salah satu wilayah saja.
Pendidikan dan kesehatan masyarakat akan sangat diperhatikan dan menjadi pilar utama peningkatan kesejahteraan rakyat. Karenanya rasanya sangat mustahil bicara kesejahteraan tanpa dua faktor penting ini.

Bagaimana? Sampai di sini sudah mendapatkan gambaran tentang apa yang saya maksud?
Terlalu normatif ya? atau bahkan cenderung utopis? hemmm… bisa jadi demikian…
Kalau begitu, bagaimana kalau kita turunkan sedikit pada tataran yang lebih praksis. Misalnya seperti ini …
BBM akan sangat mudah didapatkan dengan harga yang pantas dan tidak langka gara-gara masalah pasokan atau hal lainnya. Kepastian pasokan BBM dapat dijaga. Demikian pula dengan sumber energi lain yang menyentuh hajat hidup orang banyak.
Daerah-daerah semisal Kalimantan dan lain-lain, yang justru menjadi penghasil sumber energi bagi negara ini, tidak lagi merasakan pasokan listrik yang carut marut, tidak lagi byar-pet. Ingin juga merasakan, bagaimana kalau listrik di daerah-daerah penghasil energi ini padam barang 1 (satu) jam saja lantas ributnya seantero negeri. Sekali-kali cengeng soal ini tak mengapa, toh kita sudah biasa terpaksa bersabar selama bertahun-tahun.
Kemudian, orang-orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya tidak perlu pusing memikirkan biaya yang bermacam-macam. Karena masih saja ada berita sekolah-sekolah yang memberlakukan pungutan macam-macam. Lantas orang-orang yang terpaksa berobat karena sakit akan sangat mudah berobat. Ughh… kalau soal berobat ini saya selalu ngiri liat pelem dokumenter yang berjudul SiCKO itu.
![]()
kenapa? ada yang bertanya hasil pilpresnya?
mana hitung-hitungan perolehan suara masing-masing calon presiden?

Oooo… ituuu… begini…
Bagi saya, hasil perhitungan suara pemilihan presiden (pilpres) itu hanyalah titik antara, hanya pengantar dari hasil dari sebuah proses atau sistem demokrasi yang sebenarnya. Hasil akhir yang sebenarnya tetaplah kesejahteraan rakyat, dan lain-lain sejenisnya.
Terlalu naif rasanya mengharapkan negeri ini akan dapat berubah dengan sekejap, apalagi dengan masih mengidap kompleksitas permasalahan. Tapi paling tidak, saya berharap bahwa akan muncul seorang pemimpin yang dapat membawa bangsa ini berbuat banyak. Menumbuhkan semangat kolektif untuk berusaha keras dan tidak lembek. Pada sisi lain, perubahan itu harus diusahakan, tidak sekedar diharapkan. Kalau orang luar bilang mungkin stop dreaming start action.
“semua itu adalah sistem yang bekerja untuk mencapai kesejahteraan rakyat”Pereduksian makna demokrasi dan politik menjadi pembagian kekuasaan secara perlahan harus dihentikan. Kembali kepada dasarnya, bahwa semua itu adalah sistem yang bekerja untuk mencapai kesejahteraan rakyat, terlepas dari perdebatan apakah sistem yang ada saat ini sudah sangat baik atau tidak. Karena pada kenyataannya, yang ada saat ini yaaa yang ini, bukan yang lain. Siapa yang mampu menghentikan ini? Siapa lagi kalau bukan rakyat sebagai pemilik kekuasaan tertinggi di negeri ini, dengan hak pilih dan suaranya. Lagi pula konon katanya, vox populi vox dei.
Karena itulah, apa yang saya namakan dengan hasil pemilihan presiden (pilpres) itu bukanlah angka-angka hasil perolehan suara masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Karena jika demikian, maka judulnya juga akan berganti menjadi “Hasil Perolehan Suara Pemilihan Presiden 2009“.
Karenanya, selamat menggunakan suara Anda bagi yang menggunakannya, dan memilih seseorang yang terbaik menurut Anda dapat membawa negeri ini lebih maju. Tidak perlu sama dengan pilihan saya, karena saya yakin setiap orang memiliki pemikiran dan sikap masing-masing.
Kita hanya memerlukan sebuah kesadaran, bahwa berbeda itu sangat biasa, dan bagaimanapun nanti hasil perolehan suaranya, tetap sama-sama kita junjung tinggi sebagai sebuah keputusan rakyat negeri ini. Kalaupun nanti para elite sibuk menolak hasil kekalahannya, maka mari kita tunjukkan bahwa kita yang rakyat ini lebih dewasa dari pada para elit-elit itu.
Karena, sekali lagi, hasil atau produk dari sebuah sistem demokrasi itu, termasuk pemilihan presiden di dalamnya, bagi saya bukanlah siapa yang kalah dan menang, melainkan kesejahteraan rakyat. Lagi pula, proses demokrasi ini sangat berbeda dengan kontes SEO.
![]()















Hmm, iya ya.. hasil pemilihan presiden itu adalah bagaimana keadaan bangsa ini ke depannya setelah besok rakyat memberikan suaranya..
siapa pun yg memimpin kelak, semoga bangsa ini tidak “tertatih” lagi jalannya..
*sebentar, saya harus jungkir balik memeras kemampuan otak saya untuk bisa mencerna masud tulisan yang muter2 masuk gang sempit ini …*
…
dan, kesimpulan yang dapat saya ambil…
harapan untuk lebih baik tetap ada, walau ada yang berusaha keras untu melanjutkan ‘sesuatu’ yang sudah terlanjur nyaman untuk dinikmati
..
*pingsan*
komen dulu baru baca, supaya postingan saya berikutnya tidak terpengaruh tulisan ini.. salam kenal
JK pulang kampug betul, urus mesjid dan sekolah sy kira itu pekerjaan yg mulia sekali di dunia ini
kayaknya yg menang yg lanjutkan
Masih bingung nah milih siapa, padahal sudah di TPS
SBY akan memenangi pilpres ini 1 putaran..
Kita diberi harapan dengan sebuah kekuatan untuk membuatnya nyata, dan harus mengupayakannya
Semoga pemenangnya dapat membawa Negara dan Bangsa Indonesia yang lebih baik, amin…..
sby pasti menang …
siapa saja yang pilih SBY pasti nyesel. INGAT ITU.
Pokoknya Pak SBY harus menang…. lanjutkan
LANJUTKAN KEKEJAMANMU HAI SBY. TINDAS DAN PLONCO SIMISKIN BIAR TAMBAH MISKIN DI PERIODE KE 2 KEPEMIMPINANMU. LANJUTKAN LANJUTKAN LANJUTKAN…..
HI TEMAN, BOLEH AJA SIH KITA TIDAK PUAS ATAS KEPEMIMPINAN SESEORANG TERHADAP DIRI KITA, BUT, LEBIH BAIK KITA LIHAT DULU, APA YANG SUDAH KITA LAKUKAN UNTUK NEGARA INI, KRITIK BOLEH, MENGHUJAT, SEBAIKNYA TUNDA DULU, YANG BERHAK MENYATAKAN MANUSIA ITU SALAH ATAU BENAR HANYALAH TUHAN KITA
maju terusss…! pantang mundur ….! lanjutkan….!
so pasti SBY menang……..
Siapapun Presidennya, terimalah dgn lapang. Berdoa saja semoga menjadi Lebih Baik .. Walaupun msh dikatakan beLum cepat, menuju ke kata2 Lembek di atas td.
Bagaimanapun kita sbgae rakyat tdk bsa mengubah hasilnya .. bukan begitu pakacil ..?
Hemat…hemat uang rakyat dihemat Lanjutkan
Indonesia ayo maju SBY
