<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Silakan Pilih: Cinta atau Mati !</title>
	<atom:link href="http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati</link>
	<description>Berbagi cerita dari sebuah sudut di Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:23:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: wtikosoq</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-3091</link>
		<dc:creator>wtikosoq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 08:56:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-3091</guid>
		<description>iog48y  &lt;a href=&quot;http://aeqifauwmdtf.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;aeqifauwmdtf&lt;/a&gt;, [url=http://dvdtrndonkmt.com/]dvdtrndonkmt[/url], [link=http://abypiwqovisr.com/]abypiwqovisr[/link], http://iaayoqjxczct.com/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iog48y  <a href="http://aeqifauwmdtf.com/" rel="nofollow">aeqifauwmdtf</a>, [url=http://dvdtrndonkmt.com/]dvdtrndonkmt[/url], [link=http://abypiwqovisr.com/]abypiwqovisr[/link], <a href="http://iaayoqjxczct.com/" rel="nofollow">http://iaayoqjxczct.com/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lely</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-2667</link>
		<dc:creator>lely</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 05:19:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-2667</guid>
		<description>pILh cUUUinTha gto lHO................!!!!!!!!!!!!!! :think:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pILh cUUUinTha gto lHO&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.!!!!!!!!!!!!!! <img src='http://pakacil.com/wp-includes/images/smilies/emo_pikirkan.gif' alt=':think:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bad feeling saya terjadi &#124; auah gelap</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-1345</link>
		<dc:creator>Bad feeling saya terjadi &#124; auah gelap</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 08:08:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1345</guid>
		<description>[...] baru-baru ini terjadi, ketika pakacil menulis anak kecil yang meninggal karna kecelakaan, sebelum saya ingin berkomentar “mudahan lekas sembuh” tapi entah kenapa firasat itu muncul [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] baru-baru ini terjadi, ketika pakacil menulis anak kecil yang meninggal karna kecelakaan, sebelum saya ingin berkomentar “mudahan lekas sembuh” tapi entah kenapa firasat itu muncul [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-1142</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 09:06:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1142</guid>
		<description>itulah yang terjadi, pakacil. situasi pergaulan yang makin rumit dan kompleks, agaknya membuat anak2 remaja mesti ikut2an gaul dg naik motor meski membawa banyak risiko. saya sendiri sering risau ketika anak saya yang sma juga sdh saya larang bawa motor, tapi dia bisa juga berdalih, utk hati2. doh, repot bener jadi ortu zaman sekarang.


&lt;blockquote&gt;Zaman sekarang memang jauh berbeda Pak, saya sepakat. Tapi saya yakin ada nilai-nilai yang masih harus tetap dijaga. Karena itulah, bagi saya mengatasi fenomena ini harus secara gradual dan komprehensif. Karena jika dibiarkan, entah bagaimana keadaannya anak-anak 10-15 tahun yang akan datang. Saya yakin, semua berawal dari hal-hal kecil.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itulah yang terjadi, pakacil. situasi pergaulan yang makin rumit dan kompleks, agaknya membuat anak2 remaja mesti ikut2an gaul dg naik motor meski membawa banyak risiko. saya sendiri sering risau ketika anak saya yang sma juga sdh saya larang bawa motor, tapi dia bisa juga berdalih, utk hati2. doh, repot bener jadi ortu zaman sekarang.</p>
<blockquote><p>Zaman sekarang memang jauh berbeda Pak, saya sepakat. Tapi saya yakin ada nilai-nilai yang masih harus tetap dijaga. Karena itulah, bagi saya mengatasi fenomena ini harus secara gradual dan komprehensif. Karena jika dibiarkan, entah bagaimana keadaannya anak-anak 10-15 tahun yang akan datang. Saya yakin, semua berawal dari hal-hal kecil.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: HE. Benyamine</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-1122</link>
		<dc:creator>HE. Benyamine</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 03:03:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1122</guid>
		<description>turut belangsukawa dan duka yang mendalam ... semoga orang2 yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

Mengenai anak2 yang sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk mengendarai motor,  :ok:  untuk dilakukan penertiban oleh pihak yang berwenang, secara psikologis mereka memang belum saatnya meskipun secara fisik sudah bisa. 

Pemerintah daerah harus memikirkan angkutan umum yang baik, murah dan tersedia jalur yang lebih banyak dan kontinue tentunya, sehingga tidak ada lagi alasan bagi orang tua untuk tidak mengarahkan anak2nya menggunakan angkutan umum tersebut, dan pihak kepolisian juga lebih punya alasan yang mendukung untuk menerapkan peraturan yang berlaku.


&lt;blockquote&gt;penyelesaian memang harus sinergis, antara masing-masing pihak
jika ada kendala, misalnya transportasi, pelajar, oke lah untuk dilakukan secara bertahap
namun tetap harus di atasi&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>turut belangsukawa dan duka yang mendalam &#8230; semoga orang2 yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.</p>
<p>Mengenai anak2 yang sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk mengendarai motor,  <img src='http://pakacil.com/wp-includes/images/smilies/emo_setuju.gif' alt=':ok:' class='wp-smiley' />  untuk dilakukan penertiban oleh pihak yang berwenang, secara psikologis mereka memang belum saatnya meskipun secara fisik sudah bisa. </p>
<p>Pemerintah daerah harus memikirkan angkutan umum yang baik, murah dan tersedia jalur yang lebih banyak dan kontinue tentunya, sehingga tidak ada lagi alasan bagi orang tua untuk tidak mengarahkan anak2nya menggunakan angkutan umum tersebut, dan pihak kepolisian juga lebih punya alasan yang mendukung untuk menerapkan peraturan yang berlaku.</p>
<blockquote><p>penyelesaian memang harus sinergis, antara masing-masing pihak<br />
jika ada kendala, misalnya transportasi, pelajar, oke lah untuk dilakukan secara bertahap<br />
namun tetap harus di atasi</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ewin</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-1121</link>
		<dc:creator>Ewin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 17:15:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1121</guid>
		<description>Komen zulhaq ga asik, sudah ga sinting lagi ya om.
Btw pakacil, aku rasa komunitas KB harus membuat himbauan khusus tentang penegakan aturan itu, supaya lebih didengarkan, atau kita bikin aksi damai aja.


&lt;blockquote&gt;gak asik gimana?  aksi damai?  :think: sudah lama gak begitu nih...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komen zulhaq ga asik, sudah ga sinting lagi ya om.<br />
Btw pakacil, aku rasa komunitas KB harus membuat himbauan khusus tentang penegakan aturan itu, supaya lebih didengarkan, atau kita bikin aksi damai aja.</p>
<blockquote><p>gak asik gimana?  aksi damai?  <img src='http://pakacil.com/wp-includes/images/smilies/emo_pikirkan.gif' alt=':think:' class='wp-smiley' /> sudah lama gak begitu nih&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Inas</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-1116</link>
		<dc:creator>Inas</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 15:22:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1116</guid>
		<description>hmm okay, tapi sampai sekarang tetep menjamur ya pemakai kendaraan bermotor dibawah umur.. ya mudah2an sih kalau sudah bisa mengendarai, berarti bisa lebih bijak dan dewasa jg dalam menggunakannya, tidak egois. Dan satu lagi, sebenarnya benar tidak kalau memakai kendaraan sendiri adalah melatih kemandirian, mengambil sikap di tengah2 masyarakat (pengguna jalan umum lainnya), tapi lebih baik &lt;b&gt;tidak&lt;/b&gt; sampai waktu yg ditentukan kalau yg menjadi pembanding adalah &lt;b&gt;nyawa&lt;/b&gt;.

 :ok:


&lt;blockquote&gt;masih banyak yg pakai itu karena aparat tidak menindak Dik ...
memang, masalah sikap seseorang di jalan itu mungkin terkait dengan kematangan psikisnya, bukan soal usia. Tapi secara normal, makin tua yaa harusnya makin matang. Jadi, makin muda, apalagi anak SD atau SMP, yaa... bisa dikira-kira lah... 
Persoalan melatih kemandirian itu masih banyak cara kok, bukan cuma itu. Ada cara lain yang jauh lebih efektif dan aman. Kalau soal yang begini ini memang bandingannya adalah nyawa, karena urusannya juga dekat dengan itu. mau tidak mau ...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm okay, tapi sampai sekarang tetep menjamur ya pemakai kendaraan bermotor dibawah umur.. ya mudah2an sih kalau sudah bisa mengendarai, berarti bisa lebih bijak dan dewasa jg dalam menggunakannya, tidak egois. Dan satu lagi, sebenarnya benar tidak kalau memakai kendaraan sendiri adalah melatih kemandirian, mengambil sikap di tengah2 masyarakat (pengguna jalan umum lainnya), tapi lebih baik <b>tidak</b> sampai waktu yg ditentukan kalau yg menjadi pembanding adalah <b>nyawa</b>.</p>
<p> <img src='http://pakacil.com/wp-includes/images/smilies/emo_setuju.gif' alt=':ok:' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>masih banyak yg pakai itu karena aparat tidak menindak Dik &#8230;<br />
memang, masalah sikap seseorang di jalan itu mungkin terkait dengan kematangan psikisnya, bukan soal usia. Tapi secara normal, makin tua yaa harusnya makin matang. Jadi, makin muda, apalagi anak SD atau SMP, yaa&#8230; bisa dikira-kira lah&#8230;<br />
Persoalan melatih kemandirian itu masih banyak cara kok, bukan cuma itu. Ada cara lain yang jauh lebih efektif dan aman. Kalau soal yang begini ini memang bandingannya adalah nyawa, karena urusannya juga dekat dengan itu. mau tidak mau &#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akun Facebook Saya Jebol &#124; Pakacil Banjarbaru</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-2#comment-1111</link>
		<dc:creator>Akun Facebook Saya Jebol &#124; Pakacil Banjarbaru</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 11:02:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1111</guid>
		<description>[...] waktu yang lalu, saya baru pulang dari sebuah acara pemakaman putera salah satu kenalan yang baru mengalami kecelakaan lalu lintas, tak lama sampai di rumah, sebagaimana biasa, saya beres-beres, mengembalikan beberapa barang yang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] waktu yang lalu, saya baru pulang dari sebuah acara pemakaman putera salah satu kenalan yang baru mengalami kecelakaan lalu lintas, tak lama sampai di rumah, sebagaimana biasa, saya beres-beres, mengembalikan beberapa barang yang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulhaq</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-1#comment-1110</link>
		<dc:creator>Zulhaq</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 09:32:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1110</guid>
		<description>kalo dipikir pikir, kalo memang salah satu keluarga tersebut memiliki kemampuan lebih dalam hal finansial, yaudah tinggal menggaji orang aja untuk pelayanan anak2nya. dan itu nggak harus yang punya mobil aja yang punya sopir pribadi, punya motorpun banyak kok yang bisa di bayar tenaganya. kalo nggak, bisa juga berlangganan ojek dan di bayar bulanan.

kalo hal itu nggak mau di lakukan, tapi mampu memberi fasilitas lebih yaitu kendaraan, apakah itu bukan gengsi namanya??? masyaallah....

Banyak jalan menuju roma...


&lt;blockquote&gt;bener Mas Zul, selalu ada solusi kok.
Perbandingannya kan sederhana, ada anak yang gak pakai fasilitas tapi bisa tetap sampai ke sekolah kok...
kenapa yang lain tidak bisa?&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo dipikir pikir, kalo memang salah satu keluarga tersebut memiliki kemampuan lebih dalam hal finansial, yaudah tinggal menggaji orang aja untuk pelayanan anak2nya. dan itu nggak harus yang punya mobil aja yang punya sopir pribadi, punya motorpun banyak kok yang bisa di bayar tenaganya. kalo nggak, bisa juga berlangganan ojek dan di bayar bulanan.</p>
<p>kalo hal itu nggak mau di lakukan, tapi mampu memberi fasilitas lebih yaitu kendaraan, apakah itu bukan gengsi namanya??? masyaallah&#8230;.</p>
<p>Banyak jalan menuju roma&#8230;</p>
<blockquote><p>bener Mas Zul, selalu ada solusi kok.<br />
Perbandingannya kan sederhana, ada anak yang gak pakai fasilitas tapi bisa tetap sampai ke sekolah kok&#8230;<br />
kenapa yang lain tidak bisa?</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulhaq</title>
		<link>http://pakacil.com/sudut-lain/2009/silakan-pilih-cinta-atau-mati/comment-page-1#comment-1109</link>
		<dc:creator>Zulhaq</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 09:29:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.com/?p=585#comment-1109</guid>
		<description>cinta dan sayang orang tua terhadap anak kadang melebihi batas kewajaran. seringkali memberi fasilitas sebelum masanya. sering memberi sesuatu yang sebenarnya belum saatnya. kalo dah terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan, sapa yang mau di salahkan????
hhmmm, sungguh memprihatinkan!!!
karena, terkadang pemberian yang berlebih itu kadangkala terjadi hanya karna sebuah gengsi, nggak mau kalah dengan keluarga yang lain. nggak mau anaknya terbiasa dengan hidup yang sederhana...

Ketika terjadi kecelakaan, penyesalannya bukan menyadari akan hal itu, tapi justru hanya melihat dari segi penderitaan yang di alami. panik, sedih, dukacita. kalo dah sembuh, tetap aja di kasih kebebasan dan fasilitas itu. masyaallah...

saya bersyukur, jaman kecil nggak punya fasilitas apa2
bersyukur, karena kondisi ekonomi yang pas-pasan!!!

semoga hal2 kecil yang punya efek besar seperti ini, nggak akan pernah terjadi lagi. semoga para orang tua membuka mata dan memberi ketegasan terhadapa anak2nya, karena nyawa itu nggak ada di jual di loakan!!!

Salam,


&lt;blockquote&gt;Benar, sepakat Mas Zul, saya rasa bahagia dan bangga mengingat bagaimana dibesarkan oleh orang tua dengan cara mereka dulu membesarkan saya. Persoalan ini memang nampak sepele, tapi luar biasa pengaruhnya. Bahkan dulu waktu kecil saya gak boleh main game ! saya lupa namanya, jauh sebelum jaman PS dan game center. Tapi boleh main, kalau mainannya bikin sama teman-teman.
Apalagi kalau menyangkut soal nyawa ... jangankan diloakan, di mall kelas I juga gak bakalan ada...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cinta dan sayang orang tua terhadap anak kadang melebihi batas kewajaran. seringkali memberi fasilitas sebelum masanya. sering memberi sesuatu yang sebenarnya belum saatnya. kalo dah terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan, sapa yang mau di salahkan????<br />
hhmmm, sungguh memprihatinkan!!!<br />
karena, terkadang pemberian yang berlebih itu kadangkala terjadi hanya karna sebuah gengsi, nggak mau kalah dengan keluarga yang lain. nggak mau anaknya terbiasa dengan hidup yang sederhana&#8230;</p>
<p>Ketika terjadi kecelakaan, penyesalannya bukan menyadari akan hal itu, tapi justru hanya melihat dari segi penderitaan yang di alami. panik, sedih, dukacita. kalo dah sembuh, tetap aja di kasih kebebasan dan fasilitas itu. masyaallah&#8230;</p>
<p>saya bersyukur, jaman kecil nggak punya fasilitas apa2<br />
bersyukur, karena kondisi ekonomi yang pas-pasan!!!</p>
<p>semoga hal2 kecil yang punya efek besar seperti ini, nggak akan pernah terjadi lagi. semoga para orang tua membuka mata dan memberi ketegasan terhadapa anak2nya, karena nyawa itu nggak ada di jual di loakan!!!</p>
<p>Salam,</p>
<blockquote><p>Benar, sepakat Mas Zul, saya rasa bahagia dan bangga mengingat bagaimana dibesarkan oleh orang tua dengan cara mereka dulu membesarkan saya. Persoalan ini memang nampak sepele, tapi luar biasa pengaruhnya. Bahkan dulu waktu kecil saya gak boleh main game ! saya lupa namanya, jauh sebelum jaman PS dan game center. Tapi boleh main, kalau mainannya bikin sama teman-teman.<br />
Apalagi kalau menyangkut soal nyawa &#8230; jangankan diloakan, di mall kelas I juga gak bakalan ada&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
