Seputar Batu yang Tak Berputar

Produk Batu-Batuan

Bukan Punya Saya !!!

Saya lupa namanya, yang jelas dia senior saya di kampus dulu. Mas …. saya memanggilnya, walau saya sendiri selalu membiasakan adik kelas untuk tidak sungkan panggil nama saya langsung. Siang itu, beberapa orang duduk-duduk santai di depan himpunan, mengelilingi sebuah meja. Termasuk saya dan si Mas *benar² lupa namanya saya*.

Saya lihat di salah satu jarinya memakai sebuah cincin, batu akik. Saya betul² perhatikan itu cincin sampai akhirnya si mas itu sadar dan bertanya, “ada apa?”, begitu tanya si mas, pendek sekali bukan? Merasa mendapat pertanyaan, saya pun memberi jawaban, “… oh, gak apa-apa mas. bisa liat cincinnya gak sebentar…”.

“oh boleh…”, kata si mas sembari melepaskan cincinnya. Ia bertanya lagi ada apa sembari menyerahkan itu cincin pada saya. Kali itu saya tidak memberikan jawaban, hanya menerima cincin itu yang lantas saya perhatikan dengan beragam gaya. Saya angkat keatas itu cincin, supaya jelas terkena matahari, saya turunkan ke bawah supaya terlindung cahaya. Semua dengan ekspresi serius, sangat serius bahkan. Tak lupa sambil manggut-manggut.

Akhirnya, saya serahkan kembali itu cincin kepada si empunya sambil berucap, “bagus mas, bagus, dipakai saja dan jangan sampai hilang”. Si mas menerima cincinnya lagi sambil tersenyum, senanglah dia. Saya pun senang telah membuat orang senang. Walau sebenarnya saya tak mengerti apa-apa dan ada apa dengan itu cincin. Sebab yang saya tau cuma cincin itu memang bagus, dan memang harus dipakai, serta sudah seharusnya dijaga jangan sampai hilang. Soal muatan magis? ah… saya kan tak tau soal itu, kalau si mas merasa ada yang gaib gara² cara saya memperhatikan itu cincin, ya saya mohon maaf.
:bakbuk:

• Jauh bertahun-tahun sebelumnya, pada kantin sebuah SMA

Saya dan seorang kawan tengah duduk-duduk di kantin. Mudah-mudahan waktu itu memang waktunya istirahat, karena kalau tidak, berarti kami sedang bolos. Tak lama kemudian seorang guru muncul. Beliau mengenakan sebuah cincin dengan batu yang cukup besar di jarinya. Saya dan teman lirik-lirikan, sama-sama faham. It’s show tiiiime

Setelah dikasih ijin, itu Bapak Guru melepaskan cincinnya dan menyerahkannya pada kami. Kami telaah dengan seksama dalam tempo yang tidak singkat. Teman saya melihat pada saya, dan saya mengerti maksudnya, untuk saling mendukung.

“luar biasa Pak… cincin Bapak ini, batunya, bisa menghilangkan haus”, katanya. Bapak itu terdiam penasaran dan menyimak. “Caranya begini Pak… kalau bapak haus, lepas cincin ini dari jari, ambil air segelas dan masukkan cincin ini ke dalam gelas itu. Lantas minum airnya”, urai teman saya menjelaskan. Bapak itu bengong dan sebagaimana biasa, saya dan teman tetap pasang tampang serius. Ah… maafkan kami Pak ya… Namun yang jelas, sampai sekarang komunikasi saya dengan Bapak itu masih berjalan baik.
:tepuk:

• Bertahun-tahun lalu, di rumah seorang paranormal

Itu dua orang teman saya mendatangi seorang paranormal, orang pintar katanya. Seorang teman bercerita bahwa sewaktu tidur ia bermimpi aneh, ia diberikan oleh seseorang batu dan diminta untuk menjaga. Sesaat setelah bangun tidur, ia menemukan batu di sisi bantalnya, sebagaimana batu yang dilihat dalam mimpinya. Batu itu lantas diserahkan pada si orang pintar atawa paranormal itu.

Sang Paranormal memperhatikan batu itu dengan saksama. Lalu ia menjelaskan bahwa batu itu adalah batu sakti, batu ajaib, memiliki pengaruh itu dan ini, serta beruntunglah ia yang dititipi batu itu lewat mimpi yang menjadi nyata. Karenanya ia wajib untuk menjaga batu itu, jangan sampai hilang. Demi mendengar penjelasan sang paranormal, tentu yang lain sakit perut menahan tawa. Kok bisa?

Soalnya paranormal itu tidak tau kejadian sebenarnya. Batu itu bukannya di dapat dari mimpi, melainkan iseng-iseng diambil sekenanya di pinggir jalan dan iseng² pula ditanyakan pada sang paranormal dengan sedikit improvisasi hikayat penemuannya. Benar² bisa berjudul ‘jatuhnya kredibilitas seorang paranormal alias dukun’.
:lol:

liner

batu mulia kalimantan

Pusat Batu Mulia Kalimantan

Pada dasarnya, tulisan ini memang seputar batu namun sama sekali bukan tentang batu yang berputar, namun sebagai salah satu penunaian janji saya atas komentar saya pada tulisan mba sovi tentang batu. Karena saat itu saya berjanji untuk menuliskan tentang pengalaman saya dengan batu. Lagi pula saya tak memiliki pengetahuan tentang batu-batu mulia. usil terstruktur tengah kambuh

Namun, khususnya Kota Martapura di Kalimantan Selatan, memang terkenal sebagai salah satu pusat perdagangan batu mulia di Indonesia. Beragam jenis batu mulia dapat diperoleh di Martapura.

Bahkan konon, kualitas intan yang berasal dari Kalimantan Selatan adalah salah satu yang terbaik di dunia, dan produksinya memang tak berlimpah macam di afrika. Sampai kadang makelar intan dari luar negeri lansung datang ke Banjarbaru atau Martapura untuk mencari intan. Kebetulan salah satu dari mereka juga pernah berkunjung ke rumah untuk sebuah urusan lain, namun setelah saya desak, lelaki dari Belgia itu mengaku ke Kalsel memang khusus untuk mencari intan. *Belgia adalah salah satu pusat penggosokan intan terbaik.

Karenanya, jika kebetulan jalan ke Kalimantan Selatan, tak salah kiranya untuk mengunjungi pusat batu mulia di Martapura. Sudaaaah… selesai…

Pakacil Banjarbaru © www.pakacil.com

18 komentar pada Seputar Batu yang Tak Berputar

  • Memang aneh orang-orang yang memakai cincin batu itu, sedikit sugesti saja tentang cincin yang dipakai sudah membuat orang berkepala besar :P
    Namun yang lebih aneh lagi ya sampeyan itu, usil dengan cincin orang sehingga berprasangka yang iya – iya :D

    *link mbak sovi yang diberikan sedang dalam keadaan genting, kondisi diserang :?:

    lho.. saya itu bukannya aneh, tapi hobi bikin orang senang :lol:
    *sepertinya demikian, blog mba sovi ke-deface, semoga mba sovi + webhostnya segera turut bantu memulihkan serta ketemu & tutup lubangnya.

    .-= • mandor tempe nulis ini lho… Level sigma =-.

  • saya pernah dengar batu akik yang memilki khodam di dalamnya, bermacam-macam khasiat tapi gak yakin juga, biasanya memang pria membicarakan hal seperti itu
    :lol: :ok:

    kalau soal khasiat, satu²nya yang masuk akal bagi saya adalah bahwa bagaimanapun batu² mulia itu juga merupakan mineral. inilah yang bisa jadi berkhasiat, bisa jadi juga tidak atau malah merugikan.

  • Saat ini saya sudah pakai cincin asli Martapura lho Mas…
    Kebetulan saudara istri ada yang bekerja dan menetap di sana.
    Pas istri saya berkunjung ke sana, pulangnya dioleh2i batu lalu saya bawa ke tukang cincin dan saya pakai sampai sekarang.
    Kayaknya batu di cincin saya ini lumayan sakti.
    Kalau dipakai buat nekan keyboard bisa muncul hurufnya

    waaaah… Pak Mars sudah pakai ternyata, saya sendiri malah belum. whuihihihi… lagi pula memang tak biasa.
    bisa memunculkan huruf? wow… benar² ajaib itu pak… :D

  • batu2an dr Martapura memang keren2 ya Pakacil, terkenal dimana2.
    di jakarta juga ada pasar khusus bebatuan hias seperti itu, namanya pasar rawa bening.
    Kalau Pakacil, sudah dpt berapa buah cincin dr pak paranormal he he :D
    salam.

    seingat saya juga pernah liat itu pasar di rawa bening, tapi saya sendiri memang tak biasa pake batu bunda, baik batu akik dan sejenisnya, ataupun batu ginjal.

  • wah usil bener ngerjain paranormal… tapi masih banyak juga yang suka kesana…

    dari pada dikerjain paranormal? whuihihihihi….
    itulah, saya juga kok ya heran, ada saja yang suka itu :(

  • ketika selesai tugas saya di kalimantan dulu, saya sempatkan mampir ke martapura, apalagi klo nggak mencari batu dan emas martapura. semua barang titipan, saya sendiri nggak suka memakai cincin apalagi yg ada batunya.
    **saya bangga juga ketika sampai di rumah bnyk yg kagum terhadap batu yg saya pilih mskp saya nggak paham sama sekali perihal perbatuan :roll:

    ah, itu sih artinya karena memang Gus Kar bisa milih yang enak dan bagus dipandang mata. soalnya bagi saya ya itu prinsipnya, enak dilihat, sudah, beres :D

  • Pakacil udah pernah menelaah batu cincin yang dipake tesy srimulat? perlu satu bulan kaya’nya soale buanyak :D
    bundo ga punya batu-batuan, susyeh pakenya.. pasti ilang keramatnya krn tangan bundo tiap hari masuk mulut pasien

    waduh bundo, kalau urusannya cincin tessy, selesailah sudah, menyerah saja saya. cuma kalau ngusilin pelawak temennya tessy, memang sudah pernah juga. whuahahahaha… waktu itu saya kasih resep enaaak, masakan khas, terbuat dari daun kelapa. tapi akhirnya bikin dia keki.

    tapiii.. whuahahaha… saia membayangkan itu pasiennya bundo langsung gigit jarinya bundo yg ada cincinnya… :lol: ketawa sendiri saya bundo.

  • *heheheh… terjawab sudah penasaran saya akan cerita Bang pakacil tentang batu2an… walau ceritanya semakin menyeramkan karena melibatkan mimpi,paranormal bin dukun…tapi cerita ini unik …( atau apa ya namanya… gitu deh… :) )

    *saya sudah cukup banyak mendapat oleh2 berupa cincin atau gelang mutiara (mirip dgn foto itu ) dr teman yang baru pulang dari makasar, balikpapan atau banjarmasin…tentu tidak saya pakai karena tesy bisa tersaingi… semua saya simpan dan hanya sekali2 saya lihat untuk mengagumi keindahan batunya… :) dan yang terindah ya aquamarine itu.. heheh

    *blogku tercinta dijahilin orang.. sekarang dalam perbaikan, untung saja databasenya tidak hilang.. mudah2an segera sembuh…

    nah, yg penting sudah tunai tentang pengalaman saia dengan batu
    gak apa-apa di pakai yang banyak mba sovi, kan bisa sekalian bikin galeri berjalan, kalau ada yang naksir batunya bisa langsung dijual. whuihihihi
    semoga blognya cepat benah, dan syukurlah, DB-nya masih aman

  • alhamdulillah cuma promosi wisata batu batuan
    saya sudah khawatir ini tentang rencana menimpuk saya dengan batu karena tidak terlaksananya janji mengajak ke lautan atlantik rabu tadi.

    smoga minggu depan tidak ada aral untuk mengarungi lautan atlantik itu lagi,
    dan smoga perempuan penjaga lautan itu bisa terlihat disitu
    :kuda:

    alhamdulillah … kini saya memiliki ide kalau rencana itu gagal
    :kudaee:

  • syukur… saya sudah pernah ke martapura (Walaupun cuma sekali)…paling nggak kalo ditanya khan dah pernah. :lol:

    whuahahaha… memang harus begitu, yang penting sudah pernah
    paling tidak kan juga bisa ikut cerita

  • Cincin batu akik Kalimantan mah memang dah terkenal. Kalau boleh sedikit cerita, dulu saya seneng ikut para normal memburu benda2 pusaka termasuk batu akik. Boleh percaya boleh tidak memang sebagian batu akik memiliki hawa magis. Sy sendiri awalnya gak begitu percaya dengan magic, tetapi suatu malam saat sy ikut dalam perburuan benda2 yang begituan, wui…h sangar juga. Di lokasi tempat sembahyangan di mana sesaji ditaruh berterbangan banyak sekali cahaya berkerlap-kerlip (bukan kunang2, kalau kunang2 kecil) dan beberapa saat kemudian setelah cahaya2 itu menghilang kami menuju ke tempat tersebut dan mendapati beberapa batu akik warna hijau dengan baunya yang khas. Saya coba minta satu dari si paranormal, dia berkata, “Jangan, kamu gak boleh ikut2-an!” Sy bukan mau kemagisannya, tetapi lebih pada keindahannya karena memang batu2 itu berwarna kehijauan seperti giok. Hingga sekarang sy-pun tidak tertarik dengan dunia magis.

    naah, kebetulan saya memang belum pernah ikutan yang begitu pak mursyid, lagi pula memang tidak tertarik. batu² itu memang cukup dilihat keindahannya, karena memang itulah yang jelas terlihat. sisanya, ya tergantung masing² saja lah…

  • Sampe guru aja dikerjain. Dasar Pakacil emang jago usil.

    mmm auuu pak, terpaksa…
    *kapan ada terpaksa usil ya?*

  • ini hikmah-hikmah yang saya petik dari tulisan ini.
    cerita pertama: menyenangkan hati orang lain itu adalah baik, seperti pakacil yang membuat si teman senang dengan akting anehnya.

    cerita kedua: ngusilin guru emang asyik, terutama kalau pas caranya sehingga si guru nggak marah. kalau malah bikin marah kan berabe. secara cincinnya segede gaban, kena kepalan tinju yang bermata cincin itu bisa benjol 2 minggu.

    cerita ketiga: makanya jangan percaya sama dukun. haha. kena deh tuh paranormal dikerjain pakacil dan temannya yang usil.

    kesimpulan: kalau berkenan mengirimkan saya batu-batu mulia, saya akan terima dengan tangan terbuka. :peluk:

    dari satu sampai tiga, saya senang.
    tapi kesimpulannya ini bisa menyesatkan sidang pembaca yang budiman whuahahhaa… :D

  • nah … kesimpulan Marshmallow itu tepat dengan cerita batu2, moga saja tangan terbukanya memang akan memegangnya suatu saat.

    cerita2 tentang batu yang menarik, dan Martapura memang perlu dikunjungi bila ke Kalsel.

    [mode menebar gosip: on]
    konon kabarnya beliau akan segera ke martapura pak ben, penasaran sama batu²an itu katanya
    [mode menebar gosip: off]
    :siul:

  • Kasiannya pang dukunnya.

    lah?!? kok kasian sama dukun? :nono:

Sampaikan komentar? silakan...

 

 

 

:lol: :ogah: :siul: :dance: :peluk: :cry: :tepuk: :think: :semuk: :hehh: :weee: :wink: :nono: ;) more »

Pastikan semua form telah terisi dengan benar & jika komentar tak langsung muncul, biasanya karena akismet dan masuk daftar pending • Maaf, komentar yang sama sekali tak terkait konten (OOT) akan dipindahkan ke buku tamu yang sudah tersedia

Pakacil Banjarbaru

 

Tulisan terbaru di pakacil.com

atau silakan pilih salah satu kategori tulisan berikut:
Asal Jepret | Cerita Sekitar | Cerpen | Event | Usul Asal Usil | Kisah Bahasa Banjar | Mengitari Banjarbaru | Personal | Sudut Lain

 

Pakacil - Banjarbaru, Kalimantan Selatan © www.pakacil.com